Striker Arema Comvalius tak Tahu Kenapa Dijadikan Cadangan

    Daviq Umar Al Faruq - 31 Mei 2019 20:01 WIB
    Striker Arema Comvalius tak Tahu Kenapa Dijadikan Cadangan
    Sylvano Comvalius-Medcom.id/Daviq
    Di dua laga sebelumnya, Comvalius diturunkan Arema sejak awal. Arema justru mendapat hasil buruk, yakni kalah 3-1 atas PSS Sleman dan kalah 2-0 dari Borneo FC.

    Malang: Striker asing Arema FC, Sylvano Comvalius mengaku tidak tahu alasan pelatih mencadangkannya saat timnya menundukkan Persela Lamongan, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin 27 Mei 2019 lalu. Pada laga pekan ke-3 Liga Indonesia 1 itu, Arema menang 3-2 atas Persela.

    "Saya tidak tahu tentang itu, semua itu terserah pelatih. Dan ini bukan keputusan saya, tetapi pelatih yang memutuskan. Ini bukan pekerjaan saya untuk memutuskan siapa yang bermain dan siapa yang tidak," katanya.

    Pada laga melawan Persela, Arema tak menurunkan Comvalius sejak menit pertama. Pemain asal Belanda itu baru diturunkan menit ke-74 menggantikan Ricky Kayame. Bermain kurang lebih 15 menit, Comvalius menciptakan setidaknya dua peluang berbahaya.

    Di dua laga sebelumnya, Comvalius diturunkan sejak awal. Namun, Arema justru mendapat hasil buruk, yakni kalah 3-1 atas PSS Sleman dan kalah 2-0 dari Borneo FC. Hanya saja, saat laga melawan PSS Sleman, Comvalius mencetak satu gol di menit ke-29.

    Baca juga: Pelatih Arema FC Khawatirkan Libur Lebaran

    "Kerja saya hanya untuk mencetak gol. Dan laga pertama saya cetak satu gol. Saya bermain dua game dan ciptakan satu gol. Kita harus tetap berpikir positif. Dua game kalah memang tidak mudah bagi kita. Tapi kita tak usah membuat itu menjadi lebih sulit. Kita harus saling bantu satu sama lain," bebernya.

    "Saya bermain bola dan kami ingin menang. Dan kita tidak selalu bisa menang. Kita juga bisa kalah. Kami bermain game yang susah. Kita telah lakukan apa yang terbaik," imbuhnya.

    Eks pemain Bali United ini mengaku optimistis meskipun Arema baru meraih satu kali kemenangan dalam tiga pertandingan. Dia menegaskan bakal berjuang lebih keras bersama Hamka Hamzah dan kawan-kawan.

    "Sepak bola bukan sprint, tetapi maraton, lari jarak jauh. Memang betul bahwa kami start dengan tidak baik. Memang kami terkadang tidak mendapatkan hasil yang sesuai, tetapi kami sedang kerja keras. Tidak masalah siapa saja yang bermain, terpenting adalah kami bisa menang," tegasnya.

    Baca juga: Hanya Menyiapkan 16 Pemain, PSS Realistis Hadapi Persipura

    Di sisi lain, Comvalius mengungkapkan bahwa Arema memiliki sejumlah pemain bagus dan berkualitas. Namun, diakuinya butuh waktu adaptasi untuk menyatukan seluruh pemain hingga menciptakan tim yang solid.

    "Itu adalah hal yang normal. Saya bukan average striker di Indonesia. Banyak di Indonesia striker yang berlari sangat cepat. Mereka berlari, berlari dan berlari. Tetapi itu bukan style saya. Saya seorang targetman dan saya butuh support. Itu tidak mudah. Jadi ini terkait taktik dan itu bukan pekerjan saya. Saya hanya stay disana untuk cetak gol," pungkasnya.

    Video: Lumat Arsenal, Chelsea Dapatkan Trofi Europa League
     



    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id