Liga 2 Indonesia 2020

    Kiper Klub Liga 2 PSHW Dipecat Karena Terlibat Narkoba

    Antara - 18 Mei 2020 21:08 WIB
    Kiper Klub Liga 2 PSHW Dipecat Karena Terlibat Narkoba
    Ilustrasi-Antara/FAUZAN)
    BNNP, ternyata diperoleh fakta-fakta yang mengindikasikan adanya transaksi narkotika jenis methapethamin oleh Nasirin.

    Surabaya: Manajemen PS Hizbul Wathan (PSHW) baru saja memecat kiper Choirun Nasirin, karena diduga terlibat narkoba yang diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur.

    "Ini sudah menjadi keputusan manajemen dan dia dipecat dari skuat PSHW karena terlibat narkoba," ujar Presiden PSHW Dhimam Abror Djuraid ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin 18 Mei 2020.

    Nasirin yang merupakan kiper senior tersebut ditangkap petugas BNNP, pada Ahad (17/5) di salah satu hotel di kawasan Sedati, Sidoarjo.

    Kiper yang pernah membela sejumlah tim di Liga 1 Indonesia tersebut ditangkap bersama sejumlah rekannya, yakni mantan pemain Persela Lamongan Eko Susan Indarto, mantan Ketua Askot Jakarta Utara Dedi A Manik serta seorang sopir bernama Novin Ardian.

    Setelah dilakukan pendalaman BNNP, ternyata diperoleh fakta-fakta yang mengindikasikan adanya transaksi narkotika jenis methapethamin oleh Nasirin.

    Dhimam Abror menegaskan, sebelum bergabung dengan PSHW, manajemen telah melakukan tes narkoba kepada semua pemain, termasuk Choirun Nasirin yang hasilnya semua pemain siap berlaga di Liga 2 tahun 2020 setelah dinyatakan negatif.

    Kedua, kata dia, selama pandemik COVID-19, semua pemain berlatih secara mandiri di rumah masing-masing sehingga semua tindakan merupakan tanggung jawab pribadi.

    Manajemen kemudian mengambil tindakan pemecatan setelah melakukan tabayyun atau klarifikasi dengan Choirun Nasirin.
      
    "Dan yang bersangkutan mengakui sekaligus meminta maaf kepada manajemen, pemain, pelatih dan suporter PSHW," kata pria yang juga doktor ilmu komunikasi tersebut.
      
    Kejadian yang menimpa Choirun Nasirin merupakan perbuatan oknum, bukan mewakili tim PSHW.
      
    "Dia (Choirin Nasirin) sudah menyampaikan permintaan maaf telah berbuat khilaf kepada perwakilan manajemen PSHW yang menemuinya. Dia menerima keputusan pemecatan dirinya," tutur Abror.
      
    Dengan keputusan ini, PSHW memutus kontrak Choirun Nasirin, termasuk tidak lagi menerima gaji sebesar 20 persen selama kompetisi Liga 2 tahun 2020 dihentikan.

    Video: Pelaksanaan Piala Dunia U-20 Masih Sesuai Jadwal




    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id