• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Liga 1 Indonesia 2018

Suporter PSIS Semarang Diminta Tidak Ikut-ikutan Rusuh

Budi Arista Romadhoni - 12 Oktober 2018 11:40 wib
Ilustrasi (medcom.id)
Ilustrasi (medcom.id)

Semarang: Jelang pertandingan antara PSIS Semarang melawan Barito Putera, panita pelaksana (panpel) pertandingan meminta para suporter untuk tertib, dan saling menjaga keamanan. 

Panpel pertandingan Pujianto mengungkapkan, kejadian di Malang jangan sampai terjadi pada pertandingan PSIS kontra Barito Putera di Stadion Moch Soebroto, Magelang pada Sabtu 13 Oktober 2018 mendatang. 

"Kami harap teman-teman suporter bisa lebih dewasa, karena jika melakukan pelanggaran akan merugikan manajemen klub, dan pemain," ujar Pujianto di Semarang, Jumat 12 Oktober 2018. 

Kendati demikian, jika terjadi pelanggaran karena ulah dari suporter, perangkat pertandingan bisa menghentikan pertandingan dan berujung penjatuhan sanksi. 

"Apabila ada nyanyian rasis saja, maka perangkat pertandingan berhak mengentikan. Kita sudah jauh-jauh hari berkomunikasi kepada teman-teman suporter, kita minta tidak melakukan tindakan anarkis dan tidak turun di lapangan seperti aremania kemarin," sambungnya. 

Baca: Indonesia Masuk Nominasi Pengembangan Liga Terbaik Asia


Pujianto menambahkan, dirinya tidak meminta pihak keamanan menambah jumlah personel. Sebab, Barito Putera kemungkinan besar tidak akan membawa suporter dengan jumlah banyak. 

"Keamanan seperti biasa, sekitar 450 personel. Kesiapan tiket sekitar 8000-an dan semoga penggemar PSIS bisa memadati stadion," terangnya. 

Sementara itu, General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto mengaku senang suporter dari Semarang sudah sadar diri jika melakukan kesalahan dan akan melakukan aksi donasi untuk membayar denda ke Komisi Disiplin PSSI. 

"Kita sosialisasi untuk denda akibat pelanggaran suporter di lapangan, suporter harus ikut menanggung. Selama ini sudah saling mengerti. Besok pada pertandingan katanya akan melakukan galang dana untuk membayar denda tersebut," bebernya. 

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Peran Relawan di Asian Para Games 2018


(ASM)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.