Piala Presiden 2019: Leg Kedua Final, Jumlah Keamanan Lebih Sedikit

    Amaluddin - 10 April 2019 23:05 WIB
    Piala Presiden 2019: Leg Kedua Final, Jumlah Keamanan Lebih Sedikit
    Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera. (Medcom.id/Amal).
    Jumlah personel kepolisian yang mengamankan leg kedua final Piala Presiden 2019 antara Arema vs Persebaya disesuaikan dengan kapasitas Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

    Surabaya:
    Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menurunkan jumlah personelnya untuk mengamankan leg kedua Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat 12 April 2019 mendatang. Pada partai pamungkas itu, Polda Jatim hanya akan menerjunkan 3.000 personelnya.

    "Kalau pengamanan (sebanyak 3.500 personel, red) yang di Surabaya kemarin, dibantu personel dari Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, Polres Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto," kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu 10 April 2019.

    Untuk pengamanan leg kedua di Malang, kata Barung, mayoritas personel berasal dari jajaran Polda Jatim, Polres Pasuruan, Polres Malang Raya, Polres Malang Kabupaten, Malang Kota bersama dan Polres Batu. 

    "Di sana nanti juga ada pengamanan dari personel Batalion Brimob," ujarnya.

    Baca juga: Bonek Kritik Kinerja Dua Pesepak Bola Persebaya Surabaya

    Mengenai pengurangan personel dari 3.500 menjadi 3.000, menurut Barung, menyesuaikan jumlah personel di Malang. Selain itu, pihak kepolisian juga mempertimbangkan kapasitas Kanjuruhan yang tidak sebesar Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. 

    "Jumlahnya berkurang karena memang jumlah personel di sana lebih sedikit," katanya.

    Dalam leg pertama, Panpel Persebaya menjual 50 ribu tiket. Sementara di leg kedua, Panpel Arema hanya menjual 42 ribu tiket.

    "Kapasitas tidak sebesar di GBT, berarti kita akan melibatkan personel sesuai dengan stadion yang ada. Kapasitasnya kalau ndak salah 40 ribu. Mereka dipagari juga, siapa yang tak memiliki tiket tak boleh masuk," ujarnya. 

    Baca juga: Performa Buruk, Djanur Bakal Rotasi Kiper Persebaya

    Barung menambahkan, prosedur pengamanannya tak jauh berbeda dengan yang di GBT. Para pemain nantinya akan diangkut kendaraan taktis atau rantis. 

    "Tetap kita aturan sama yang tidak memiliki tiket tidak boleh masuk. Semua tetap, pasti pakai rantis," katanya.

    Video: Higuain Berharap Dipermanenkan Chelsea
     



    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id