• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

PSSI Minta Publik Bersabar Terkait Nasib Luis Milla

Kautsar Halim - 14 September 2018 22:45 wib
Ratu Tisha Destria Sekjen PSSI (Medcom.id / Kautsar Halim)
Ratu Tisha Destria Sekjen PSSI (Medcom.id / Kautsar Halim)

Jakarta: Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menyampaikan perkembangan upaya pihaknya untuk merekrut kembali Luis Milla sebagai pelatih timnas Indonesia. Karena belum ada surat balasan dari agen Milla, publik sepak bola Tanah Air ia minta untuk bersabar.

"Sampai saat ini belum ada balasan (dari agen Luis Milla). Jadi, saya mohon publik untuk bersabar. Jika ada perkembangan pasti sesegera mungkin dikabarkan. Tidak ada yang disembunyikan dari kami, kami transparan untuk segala hal," kata Tisha saat ditemui wartawan seusai drawing putaran regional Liga 3 di Hotel Novotel, Jakarta, Jumat 14 September 2018.

Surat permintaan untuk merekrut Milla sudah dikirimkan setelah Rapat Exco pada akhir Agustus lalu. Dalam rapat tersebut, kontrak Milla yang sebelumnya dinyatakan habis seusai Asian Games 2018 diputuskan bakal diperpanjang hingga setahun.

Kendati demikian, Tisha melanjutkan, pihaknya juga tidak bisa selamanya menunggu respons dari agen Milla karena timnas Indonesia sedang ditunggu agenda Piala AFF 2018. Atas dasar itu, kepastian nasib Milla dikatakannya pasti selesai lewat rapat Exco yang bakal bergulir sebelum 20 September mendatang.

"Tidak perlu diingatkan. Kami tahu posisinya juga bakal ada friendly match pada 10 Oktober. Jadi, sebelum itu kami juga harus punya pelatih resmi yang bakal menjadi nakhoda di Piala AFF," tegas Tisha.

Terkait situasi itu, Tisha juga menjelaskan bahwa PSSI juga siap mencari pelatih pengganti apabila agen Milla tak kunjung merespons hingga rapat Exco. Kendati demikian, bukan berarti PSSI tidak ingin merekrut kembali Milla.

"Kami masih ingin Luis Milla yang melatih Indonesia karena itu amanah dari rapat Exco. Tapi, bila keinginan itu tidak bersambut, saya akan rapatkan kembali ke Exco dan kita menunggu hasilnya," tutup Tisha.

Sementara ini, PSSI menugaskan Bima Sakti untuk menjadi pelatih sementara timnas Indonesia. Sayangnya, ia tidak bisa hadir ketika Indonesia menaklukkan Mauritius karena mendapat sanksi dari AFC akibat memprotes terlalu keras di kubu Uni Arab Emirat di babak 16 besar Asian Games 2018.

Video: Preview Tottenham vs Liverpool: Momentum Jegal Tren Positif Klopp
 



BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.