PSSI Susun Timeline Persiapan Penggunaan VAR

    Rendy Renuki H - 20 Februari 2020 01:12 WIB
    PSSI Susun <i>Timeline</i> Persiapan Penggunaan VAR
    Pertemuan PSSI dengan IFAB dan FIFA dalam persiapan pemakainan VAR di Indonesia (Dok. PSSI)
    Jakarta: PSSI tengah menyusun timeline untuk persiapan penggunaan teknologi Video Assist Referee (VAR) pada kompetisi Liga 1 musim 2021. Dalam penyusunan timeline, PSSI mendapatkan pengarahan langsung dari perwakilan IFAB dan FIFA.

    "Kita berharap persiapan bisa berjalan dengan lancar sehingga teknologi VAR bisa kita implementasikan pada kompetisi Liga 1 musim 2021 mendatang. Implementasi VAR adalah salah satu upaya PSSI untuk meningkatkan kualitas kompetisi. Muaranya adalah kemajuan sepak bola Indonesia," kata Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Somantri di situs PSSI, Rabu 19 Februari.

    Cucu Somantri menambahkan, selain pengembangan teknologi, PSSI berharap dengan dapat terus meningkatkan kuantitas dan kualitas sumber daya wasit di Indonesia. "Kita akan dorong lebih banyak wasit-wasit kita untuk bisa mendapatkan lisensi AFC dan FIFA," ujar Cucu.

    Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria menjelaskan, pertemuan kali ini lebih membahas teknis dan pathway implementasi VAR di 2021. Persiapan akan dimulai dari training SDM, penerapan teknologi, survei stadion, sampai time plan menuju 2021.

    Dalam tahapan implementasi VAR, maka PSSI akan melewati enam tahapan besar yakni, perencanaan, persiapan, offline, line (non competition), persetujuan dan live competition.

    Sebelumnya, pada Juli lalu, PSSI juga telah berkunjung ke Thailand dan dibantu Federasi Sepak bola Thailand (FAT) untuk mengobservasi semua hal terkait implementasi VAR di Thai League 1.

    Head of Football Service IFAB, Dirk Schlemmer menekankan, hal penting yang harus menjadi perhatian dalam pengimplementasian VAR antara lain Communication, VAR Development, Technology Consideration and Preparation, Project Management, Finance, Monitoring, dan Legal.

    "Edukasi harus terpenuhi dengan baik dalam rangka mendapatkan approval dari IFAB/FIFA dalam pengimplementasian VAR," ujarnya.

    Dari sisi prosedur PSSI ke IFAB/FIFA, maka dalam perencanaan hingga approval membutuhkan waktu sembilan sampai 12 bulan dalam lima tahapan prosedur.

    Tahap 1: Initial consideration yang saat ini sedang terjadi antara IFAB dan PSSI sekitar 1,5-3 bulan, Tahap 2: VAR agreement 1-2 bulan, Tahap 3: Preparation and Training selama enam bulan, Tahap 4: Approval satu bulan, dan Tahap 5: Monitoring.

    VAR pertama kali diimplemantasikan FIFA pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Dalam penerapannya, tidak semua pelanggaran memerlukan bantuan VAR.

    Jika wasit merasa pelanggaran yang terjadi sudah dianggap jelas dan yakin dengan keputusan yang diambilnya, VAR tidak diperlukan lagi. VAR digunakan saat wasit merasa ada kejanggalan dalam pengambilan keputusan.

    Setelah itu baru ditampilkan tayangan ulang VAR. Bukan permintaan pemain atau tim, tapi langsung keputusan wasit. VAR - minimum interference maximum impact, dan tidak untuk referring the game.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id