Kartu Merah Menjadi Penyebab PSS Sleman Kehilangan Taring

    Ahmad Mustaqim - 16 Agustus 2019 00:29 WIB
    Kartu Merah Menjadi Penyebab PSS Sleman Kehilangan Taring
    Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro. (tengah). (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

    Kartu merah yang didapat oleh bek PSS Alfonso de La Cruz disebut menjadi penyebab PSS gagal menang dari Persela.

    Sleman: PSS Sleman hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Persela Lamongan dalam lanjutan laga Liga 1 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis malam, 15 Agustus 2019. PSS sempat unggul lewat sepakan penalti Yevhen Bokhashvili pada menit 22. Namun, Persela bisa mengamankan satu poin lewat gol penyama kedudukan M. Zaenuri pada menit 28. 

    Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro terpaksa menginstruksikan bertahan setelah salah satu pemain belakangnya, Alfonso de La Cruz mendapat kartu merah pada menit 61. Kehilangan satu pemain ini praktis mempengaruhi permainan Super Elang Jawa. 
     
    "Ini situasional. Ketika kehilangan pemain, kita memperkuat di lini belakang. Ada perubahan di situ," kata Seto di sesi konferensi pers selepas pertandingan. 
     
    Sejatinya, Seto menyayangkan permainan anak asuhnya yang terlalu bernafsu ingin menang. Sikap ini kemudian mengakibatkan para pemain melakukan serangan dengan terburu-buru. 

    "Saya pengennya tetap santai, sabar, kita manfaatkan bola-bola pendek. Harapannya seperti itu," ucapnya. 

    Ia melihat Persela tampil bagus. Menurut dia, PSS akan riskan andai memaksa diri mengimbangi permainan Persela usai kehilangan satu pemain. 

    "Dari awal Persela Lamongan begitu impresif. Sangat riskan kalau tetap kita imbangi. Mencoba mencari gol dari serangan balik ataupun bola-bola mati. Kita akan bicara dengan pemain," ujarnya. 

    Baca: Persebaya Hancur Lebur di Kandang Arema

    Ia mengakui tensi pertandingan juga sangat tinggi. Paling tidak, ada sekitar delapan kartu kuning dan satu kartu merah dikeluarkan wasit. 

    PSS juga tampil tanpa gelandang serang Dave Mustaine. Keberadaan salah satu gelandang ini cukup mempengaruhi kreativitas serangan dari lini tengah. 

    "Kita kehilangan beberapa pemain. Itu sangat berpengaruh. Dibandingkan dengan itu, hasil satu poin kita syukuri. Dari awal saya sudah ingatkan anak-anak bagaimana mengatur tempo. Saya mohon maaf kepada suporter tak bisa memberikan hasil yang maksimal. Tapi inilah maksimal yang kita raih," katanya. 

    PSS kini berada di posisi lima klasemen sementara Liga 1 dengan 21 poin dari 14 pertandingan. Di sisi lain, Persela berada di peringkat 14 dengan 12 poin dari 13 laga yang sudah dilakoni. 

    Video: The Reds Juara Piala Super Eropa 2019



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id