Persib Bandung

Lopicic Dianggap Tua, Pelatih Persib Geram

Roni Kurniawan - 09 Januari 2019 20:15 wib
Miljan Radovic kesal Lopicic dianggap terlalu tua
Miljan Radovic kesal Lopicic dianggap terlalu tua (Medcom.id/Roni Kurniawan)

Menurut Radovic, Lopicic cocok dengan skemanya. Ia juga menolak anggapan Lopicic terlalu tua karena ia percaya dengan kemampuan sang playmaker.

Bandung
: Pelatih kepala Persib Bandung Miljan Radovic telah memutuskan untuk memilih Srdan Lopicic sebagai motor serangan di lini tengah menggantikan Jonathan Bauman. Radovic pun menepis jika Lopicic sudah tua dan telah habis mengolah bola di lapang hijau.

"Saya tidak suka orang bicara tua atau muda, di sepak bola tidak ada," tegas Radovic di Cafe Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu 9 Januari 2019.

Radovic menuturkan, pemain yang sudah menginjak usia 35 tahun tersebut cocok dalam skema permainan yang akan diterapkan di Persib. Bahkan Radovic menilai Lopicic masih memiliki skill yang memumpuni untuk menjadi motor serangan di lini tengah.


Baca juga: Persib Ikat Miljan Ravovic Semusim


"Saya pikir dia bagus, karena untuk formasi saya dia bagus," lanjutnya.

Di kancah sepakbola Indonesia, Lopicic memang sudah membela beberapa klub di antaranya Persisam Putra Samarinda, Bhayangkara FC, Pusamania Borneo FC, Persela Lamongan, Persiba Balikpapan dan Borneo FC.

Namun karir Lopicic sempat redup, karena mengalami cedera dan memilih pulang kampung ke Montenegro. Di sana lah Radovic mulai dekat dengan Lopicic karena sempat melatih dan turut memulihkan cederanya di klub asal Montenegro.


Baca juga: Persib Rekrut Vizcarra dan Lopicic


"Saya tahu dia dari Montenegro, dia punya fisik dan bodi, karena di medical tes dia bagus. Jadi saya pilih dia," ungkap Radovic.

Kehadiran Lopicic pun akan membuat saingan di lini tengah semakin ketat. Terlebih Persib pun merekrut eks pemain Sriwijaya FC, Esteban Viscara, yang kerap mengisi posisi lini tengah lapangan.

Sementara itu, di tubuh Persib saat ini pemain yang masih bertahan untuk posisi lini tengah terdapat setidaknya lima pemain yakni Atep, Febri Hariyadi, Ghozali Siregar, Dedi Kusnandar dan Gian Zola yang telah habis masa pinjamannya di Persela Lamongan.

Video: PSSI Setengah Hati Berantas Match Fixing?

 



BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.