Martapura vs PSIM; Tim Tamu Tertekan!

    Ahmad Mustaqim - 07 Oktober 2019 21:17 WIB
    Martapura vs PSIM; Tim Tamu Tertekan!
    Pelatih PSIM Aji Santoso (tengah)-Medcom.id/Ahmad Mustaqim
    Performa PSIM cenderung merosot. Terbaru, PSIM kalah menyakitkan dari tim berperingkat ke-9, Sulut United dengan skor 0-2. 

    Yogyakarta: PSIM Yogyakarta menghadapi tekanan berlipat ganda jelang mengakhiri fase grup Liga 2 Indonesia 2019. Sempat memiliki asa besar pada awal musim dengan suntikan dana besar dari investor anyar, ternyata belum jadi jaminan untuk skuat PSIM. 

    Bermaterikan eks pemain terbaik Liga 2 musim lalu, Ichsan Pratama hingga pemain gaek Cristian Gonzales, PSIM kini tercecer di posisi ke-6 klasemen dengan 24 poin setelah melakoni 17 pertandingan. Mereka berselisih satu poin dari peringkat keempat klasemen sementara wilayah timur, Martapura FC, posisi terakhir sebagai syarat lolos ke babak 8 besar.

    Dari jatah empat tim wilayah timur yang berhak lolos ke babak delapan besar Liga 2, baru Persik Kediri (mengoleksi 33 poin dari 19 laga) yang sudah menyegel satu tiket. Tiga tiket tersisa masih diperebutkan Mitra Kukar, Perwisar Waropen, Martapura FC, Persiba Balikpapan, PSIM, Persis Solo, dan PSBS Biak Numfor. 

    Peluang PSIM finis di posisi empat besar memang masih terbuka. Namun, performa PSIM yang cenderung merosot patut jadi catatan. Terbaru, PSIM kalah menyakitkan dari tim berperingkat ke-9, Sulut United dengan skor 0-2. Hasil yang membuat mental Gonzales dan kawan-kawan drop. 

    "Kekalahan di kandang (membuat) mental pemain sempat down. Itu normal," ujar pelatih PSIM Aji Santoso lewat pesan singkat pada Senin 7 Oktober 2019. 

    Bahkan, tim pelatih, manajemen, hingga Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, dikabarkan sempat mengumpulkan seluruh pemain PSIM di salah satu hotel, di Jalan Ipda Tut Harsono. Pertemuan dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain yang menelan lima kekalahan dan sekali menang dari enam pertandingan terakhir. 

    "Pemain harus segera melupakan kekalahan atas Sulut United, dengan menatap tiga pertandingan yang tersisa. Ada peluang dan motivasi pemain sudah kembali. Mudah-mudahan anak-anak besok bisa tampil maksimal," ujar eks pelatih Persela Lamongan itu.

    Lawan berikutnya PSIM adalah Martapura FC, Selasa 8 Oktober 2019. Dalam lawatannya ke Stadion Demang Lehman, PSIM selalu kalah. Dua kekalahan terakhir di kompetisi Liga 2 terjadi pada 19 September 2018 (kalah 0-3) dan 22 Juli 2017 (kalah 1-3). Sementara pada putaran pertama musim ini di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, PSIM menang 2-0. 

    Melihat statistik itu, Aji hanya menargetkan anak asuhnya tidak kalah atau mendapat minimal satu poin. Raihan poin di Martapura nanti bisa terus menjaga peluang PSIM lolos ke babak 8 besar. 

    "Minimal kita berusaha semaksimal mungkin untuk tidak kalah, atau minimal mendapatkan poin satu. Dengan satu poin masih terbuka peluang lolos ke babak delapan besar," ujarnya. 

    Ia meyakini Martapura juga akan ngotot untuk bisa memenangkan pertandingan. Aji berharap anak asuhnya bisa bermain lebih tenang dan sabar. 

    "Anak-anak semoga menjalankan instruksi dengan baik. Saya yakin dengan itu In Sya Allah poin satu akan kita dapatkan," kata Aji.

    Video: Kalah 2-1, Bayern Menelan Kekalahan Perdana Musim Ini
     



    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id