Diliburkan, Penggawa Arema Jalani Wajib Lapor

    Rendy Renuki H - 23 Maret 2020 17:47 WIB
    Diliburkan, Penggawa Arema Jalani Wajib Lapor
    Penggawa Arema FC Kushedya Hari Yodo (kiri) dan rekan setimnya (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
    Jakarta: Arema FC memiliki kebijakan unik usai meliburkan skuatnya di tengah pandemi korona. Para penggawa Singo Edan diharuskan menjalani wajib lapor bak tahanan.

    Namun, peraturan tersebut bukan semata untuk merugikan para pemain. Manajemen Arema justru ingin memastikan para pemainnya tetap dalam kondisi yang baik.

    Pasalnya, mereka baru akan kembali mulai berlatih pada 31 Maret mendatang. Setelah latihan hari ini, Senin 23 Maret, dibatalkan manajemen mengacu keputusan PSSI yang menunda Liga 1 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

    "Kami terus memantau perkembangan dari situasi ini. Sesi latihan terpaksa kembali dijadwalkan ulang, karena banyak fasilitas latihan yang memilih tutup," kata Media Officer Arema, Sudarmadji, lewat siaran pers, Senin 23 Maret.

    "kami berharap wabah ini segera berlalu dan kompetisi bakal digelar. Sebaliknya, kami optimistis federasi memiliki solusi terbaik bagi semua pihak jika memang ada keputusan menghentikan kompetisi dikarenakan memang kondisi darurat," sambung Sudarmadji.

    Kota Malang sendiri merupakan daerah penyebaran virus korona cukup tinggi. Sehingga Malang dimasukkan ke dalam zona merah, selain Surabaya yang juga memiliki kasus Covid-19 tertinggi di Jawa Timur.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id