Piala Gubernur Jatim 2020

    Suporter Arema dan Persebaya Tetap Berdatangan, Ada yang Bawa Keris

    Kautsar Halim - 18 Februari 2020 16:29 WIB
    Suporter Arema dan Persebaya Tetap Berdatangan, Ada yang Bawa Keris
    Suporter Persebaya Surabaya. (ANTARA FOTO/Moch Asim)
    Blitar: Tingginya tensi laga Arema FC vs Persebaya Surabaya terasa hingga ke luar lapangan. Terkini, Kepolisian Resor Kota Blitar, Jawa Timur dilaporkan berhasil mengamankan seorang suporter karena membawa senjata tajam (sajam).

    "Kami amankan satu suporter dari bonek (sebutan suporter Persebaya) asal Blitar. Yang bersangkutan membawa senjata tajam jenis keris untuk mengamankan diri," kata Wakil Kepala Polresta Blitar Kompol Nurhalim di Blitar, Selasa (18/2/2020)

    Nurhalim menjelaskan, senjata itu memang sengaja dibawa untuk mengamankan diri jika bertemu dengan Aremania (julukan suporter Arema). Kemudian untuk saat ini, dia masih berada di Mapolresta Blitar guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Sementara itu, ratusan suporter dari kedua tim yang akan bertanding baik Persebaya Surabaya maupun Aremania sudah mulai berdatangan ke Kota Blitar. Padahal, pertandingan yang digelar di Stadion Supriyadi, Kota Blitar itu tidak boleh disaksikan oleh pendukung dari kedua tim.

    Suporter berdatangan baik dengan kendaraan roda dua maupu angkutan umum kereta api. Polisi juga berjaga di lokasi Stasiun Kota Blitar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

    Massa juga sempat berkerumun di Jalan Kelud, Kota Blitar. karena memaksa masuk ke jalur menuju stadion. Namun, polisi yang sudah membuat barikade tidak mengizinkan mereka untuk masuk. Polisi meminta agar mereka pulang, karena pertandingan semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 itu digelar tanpa penonton.

    Para suporter dari Arema yang mayoritas mengendarai sepeda motor memadati lokasi PIPP Kota Blitar. Mereka berkonvoi menuju ke lokasi stadion, namun bisa diadang dan dimasukkan ke area parkir PIPP Kota Blitar.

    Sejumlah jalur menuju titik masuk ke Stadion Supriyadi, Kota Blitar sudah ditutup oleh petugas. Polisi melakukan pengamanan secara berlapis untuk mencegah suporter masuk ke dalam area stadion.

    Hingga kini, para suporter yang sudah datang ke Blitar masih bertahan sekitar lokasi stadion. Polisi pun masih berjaga ketat karena tidak ingin kecolongan adanya suporter yang masuk arena pertandingan. Sebagai bentuk pengamanan, polisi menerjunkan K9 dan dibantu sekitar empat ekor anjing. (ANT)

     



    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id