PSS Sleman Pasrah Dikenai Sanksi oleh PSSI

    Ahmad Mustaqim - 20 Mei 2019 15:03 WIB
    PSS Sleman Pasrah Dikenai Sanksi oleh PSSI
    Tribun selatan Stadion Maguwoharjo yang harus dikosongkan selama empat laga kandang PSS usai dijatuhi sanksi oleh Komdis PSSI. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

    Manajemen PSS Sleman dijatuhi sanksi oleh PSSI. Mereka dianggap tidak bisa memberikan rasa aman saat terjadi kericuhan pada laga perdana melawan Arema.

    Sleman: PSS Sleman harus menerima kenyataan pahit pada pekan perdana Liga 1. Klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini menjadi yang pertama menerima sanksi pada musim ini. 

    Sanksi dari Komisi Disiplin PSSI ini buntut dari tindak kericuhan suporter di tribun saat laga PSS melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo pada 15 Mei 2019 lalu. 
    Lewat keterangan tertulisnya, Panpel PSS Sleman dianggap gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain, ofisial, perangkat pertandingan, serta penonton. Atas pelangaran itu, Komdis PSSI menjatuhi sanksi penutupan sebagian stadion pada tribun selatan sebanyak 4 kali dan denda Rp50 juta. 

    Selain itu, Komdis juga mengharuskan manajemen PSS membayar denda Rp150 juta akibat suporter yang menyalakan flare, kembang api, petasan, terlibat saling lempar dengan supporter Arema FC sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.

    Baca: Persija Siap 100 Persen Hadapi Barito


    Sanksi ini tentu menjadi hal pahit bagi PSS. Bukan hanya masalah denda, tribun selatan menjadi salah satu basis suporter yang akrab memberikan dukungan penuh saat PSS berlaga selama 90 menit di atas lapangan. 

    Manajemen PSS hanya bisa pasrah dengan sanksi itu. CEO PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Viola Kurniawati, mengatakan sanksi Komdis PSSI menjadi pembelajaran bagi PSS Sleman untuk menjadi lebih baik. Ia mengatakan, kemenangan yang diraih di awal kompetisi terasa kurang dengan adanya kericuhan suporter itu. 

    "PSS berharap semua pihak hendaknya belajar dari kejadian tersebut. Tak hanya menjadi kerugian bagi tim tapi juga suporter," ujar Viola lewat keterangan tertulis pada Minggu malam, 19 Mei 2019. 

    Ia juga mengatakan, kedewasaan dalam bertindak menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kita semua. Viola mengonfirmasi manajemen PSS pasrah dengan sanksi itu. 

    "PSS Sleman tidak akan melakukan banding atas hukuman yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI. Mudah-mudahan hukuman ini membuat kami semua menjadi lebih dewasa," ucapnya. 

    Selain PSS, manajemen Arema juga kena sanksi. Komdis mengharuskan manajemen Arema membayar denda Rp75 juta atas suporter klub tersebut yang terlibat saling lempar dengan supporter PSS. 

    Video: Marc Marquez Si Juara MotoGP Prancis



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id