Persebaya Pikir-pikir Ajukan Banding Soal Sanksi Komdis PSSI

    Amaluddin - 02 November 2019 16:44 WIB
    Persebaya Pikir-pikir Ajukan Banding Soal Sanksi Komdis PSSI
    Suasana kericuhan di Stadion Gelora Bung Tomo-Antara/Moch Asim
    Sanksi diberikan pada Persebaya lantaran suporternya melakukan sejumlah pelanggaran. Yakni, menyalakan smoke bomb serta flare, perusakan bench pemain, pembakaran board

    Surabaya: Manajemen Persebaya Surabaya pikir-pikir untuk mengajukan banding, terkait sanksi Komisi Disiplin (Komdis)PSSI berupa hukuman laga tanpa suporter Persebaya di sisa pertandingan Liga 1 Indonesia musim kompetisi 2019.

    "Kami masih memikirkannya, kalau memang memungkinkan untuk banding, jelas kami akan melakukannya," kata Sekretaris Tim Persebaya Ram Surahman, saat dikonfirmasi, Sabtu 2 November 2019.

    Ram mengaku pihaknya belum bisa mengambil sikap terkait sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI terhadap Persebaya. Selain masih mempertimbangkan banding, Ram mengaku manajeman Persebaya saat ini masih menunggu salinan putusan aslinya untuk selanjutnya dipelajari. "Setelah itulah kalau memungkinkan kami lakukan banding," kata Ram.

    Tim Bajul Ijo, julukan Persebaya, mendapat hukuman tanpa dukungan fansnya pada laga home dan away sampai akhir musim kompetisi 2019, beserta denda Rp200 juta. Sanksi tersebut menyusul terjadinya kerusuhan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, usai Persebaya dikalahkan PSS Sleman dengan skor 2-3, pada Selasa 29 Oktober 2019.

    Sanksi diberikan pada Persebaya lantaran ulah oknum suporternya melakukan sejumlah pelanggaran. Yakni, menyalakan smoke bomb serta flare, perusakan bench pemain, pembakaran board, hingga melakukan pengejaran terhadap pemain Persebaya Surabaya di lapangan hijau.

    Tak hanya itu, suporter juga turun ke lapangan usai wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Mereka mendekati pemain untuk protes atas permainan Persebaya yang dinilainya mengecewakan, termasuk tidak pernah menang selama enam laga terakhir.

    Puncaknya, Bonek merusak sejumlah fasilitas stadion, seperti membakar papan iklan di pinggir lapangan, bench ofisial dan bench pemain, jaring gawang sisi utara, rumput di lapangan sisi timur dan sebagian lintasan atletik.

    Video: Iwan Bule Jadi Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto dan Cucu Soemantri Jadi Wakil
     



    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id