Ditumbangkan PSIS, Seto Sebut Pemain PSS Main Buruk

    Ahmad Mustaqim - 02 November 2019 23:46 WIB
    Ditumbangkan PSIS, Seto Sebut Pemain PSS Main Buruk
    Seto Nurdiyantoro (tengah)-Medcom.id/Ahmad Mustaqim
    Sleman: PSS Sleman takluk tiga gol tanpa balas oleh tuan rumah PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion Maguwoharjo, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu 2 November 2019. Meski PSIS berperan sebagai tuan rumah, sejatinya Stadion Maguwoharjo merupakan kandang PSS. 

    Pelatih PSS Seto Nurdiantoro mengatakan, timnya memang gagal membalikkan keadaan setelah pertemuan pertama di venue yang sama, juga kalah 1-3. Situasi ini sangat tak ideal bagi tim berjuluk Super Elang Jawa. 

    Apalagi serangan PSS kerap kandas di lini belakang PSIS. Di sisi lain, PSS kerap kedodoran saat menerima serangan balik cepat. 

    "Ini pembelajaran yang penting bagi kami. Mungkin sebenarnya jalannya perrandingan menarik, saling terbuka, saling menyerang. Cuma kami harus belajar bagaimana cara mengantisipasi kecepatan dan cara bermain Semarang," kata Seto selepas pertandingan. 

    Seto menilai ada sejumlah pemain PSS yang tampil di bawah standar. Seto tak menyebutkan nama siapa pemain yang dimaksud..

    Namun, dalam permainan ini, lini tengah PSS yang digalang Batata, Ocvian, dan Dave Mustaine, kalah dari lini tengah PSIS yang diisi Finky Pasamba, Fredyan Wahyu, serta Septian David Maulana. Sementara, lini belakang PSS yang dihuni Bagus Nirwanto, Asyraq Gufron, Ikhwan Ciptady, serta Jajang Sukmara begitu mudah ditembus PSIS. 

    "Ada beberapa pemain yang menurut saya (tampil) di bawah perform. Mungkin bisa jadi recovery yang cukup mepet, tapi kita coba perbaiki," kata dia. 

    Seto juga mengkritik hukuman penalti yang diterima PSS dan berujung gol yang dicetak pemain PSIS, Wallace Costa. Namun, Seto menilai timnya tetap harus melakukan perbaikan. 

    "Yang jadi awal (kekalahan) ini karena adanya penalti sebenarnya. Saya nggak tahu pasti kejadiannya, tapi pembelajaran kami, sebelum terjadu penalti itu yang harus terjadi di situ. Ini harus kita beritahukan ke pemain. Tapi secara umum pertandingan menarik," katanya. 

    Pemain PSS Rangga Muslim Perkasa mengakui, timnya tampil buruk. Ia berharap rekan-rekannya bisa segera memperbaiki sejumlah kelemahan di laga itu. 

    "Semarang bermain lebih baik dari kami (PSS). Ini jadi pembelajaran buat kami agar bisa jadi lebih baik," ucapnya.

    Video: Iwan Bule Jadi Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto dan Cucu Soemantri Jadi Wakil
     



    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id