Piala Indonesia 2018--2019

Babak 32 Besar Piala Indonesia: Persija Enggan Remehkan Kepri 757 Jaya

Kautsar Halim - 09 Januari 2019 00:02 wib
Asisten pelatih Persija Mustaqim jelang hadapi Kepri 757 Jaya di
Asisten pelatih Persija Mustaqim jelang hadapi Kepri 757 Jaya di babak 32 besar Piala Indonesia. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Di atas kertas Persija punya kualitas yang jauh di atas Kepri 757 Jaya. Namun, mereka tidak bisa menganggap remeh klub yang musim ini tergedradasi dari Liga 2 itu. Kepri lolos ke babak 32 besar Piala Indonesia usai menyingkirkan salah satu kontestan Liga 1, PSMS Medan. 

Jakarta:
Persija Jakarta tidak akan menganggap remeh Kepri 757 Jaya yang akan menjadi lawannya di babak 32 besar Piala Indonesia. Hal itu diutarakan Mustaqim selaku asisten pelatih Macan Kemayoran.

Kepastian Persija bentrok dengan Kepri 757 Jaya diketahui dalam pengundian yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa 8 Januari. Sesi pengundian dihadiri juga oleh Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria.

Di atas kertas, Persija memang jauh lebih unggul karena berstatus sebagai juara Liga 1 Indonesia 2018. Sedangkan Kepri 757 merupakan tim yang terdegradasi dari Liga 2 Indonesia 2018. Meski begitu, catatan di atas kertas bukan berarti menjadi penentu kemenangan.

"Tetap, sekali lagi siapa pun lawan kami, target awalnya adalah memenangkan pertandingan," kata Mustaqim seusai latihan Persija di Lapangan PS  TNI Angkatan Udara, Halim, Jakarta.
 

Baca: Alasan PS Mojokerto Putra Boleh Tampil pada Babak 32 Besar Piala Indonesia


"Kami tidak main-main dan lawan juga tidak main-main saat bertemu kami. Kalau terlena dan tidak mempersiapkan diri pasti ada akibatnya," tambahnya.

Persija Jakarta lolos ke babak 32 Besar setelah menang tipis 1-0 atas Bogor FC yang berstatus sebagai tim Liga 3. Saat itu, gol kemenangan Macan Kemayoran dicetak oleh Osas Saha.

Adapun, Kepri 757 Jaya lolos ke babak 32 besar usai menyingkirkan klub Liga 1 PSMS Medan. Dalam laga tersebut, Kepri lolos usai menang adu penalti 4-3 setelah sebelumnya berhasil menahan tim yang musim ini terdegradasi dari Liga 1 itu dengan skor 1-1 di waktu normal.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Persija Jajal Lapangan Latihan Baru



(ACF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.