PSS Dibayangi Sanksi, Pelatih Kecewa dengan Ulah Suporter

    Ahmad Mustaqim - 16 Mei 2019 10:23 WIB
    PSS Dibayangi Sanksi, Pelatih Kecewa dengan Ulah Suporter
    Ribuan suporter yang memenuhi tribun Stadion Maguwoharjo saat pembukaan Liga 1 antara PSS melawan Arema FC, Rabu malam, 15 Mei 2019.
    Sleman: PSS Sleman meraih tiga poin di laga perdana Liga 1. Hasil tersebut didapat setelah mereka mengalahkan Arema dengan skor 3-1 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu malam, 15 Mei 2019. 

    Tiga gol PSS dicetak Brian Ferreira (menit 2), Yevhen Bokashvili (57'), dan Rangga Muslim (82'). Gol semata wayang Arema FC dicetak Sylvano Comvalius hasil kreasi umpan Dendi Santoso. 
    Di balik kemenangan itu, PSS dibayangi sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Hal itu buntut dari kericuhan suporter yang terjadi saat berlangsungnya pertandingan. Bahkan, pertandingan sempat dihentikan sekitar setengah jam pada babak pertama.

    Baca: Ajax Sabet Gelar Liga Belanda 2018--2019 


    "(Kepolisian) sudah mengantisipasinya (kericuhan), mengapa terjadi pasti sudah tahu (penyebabnya)," kata Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro di Stadion Maguwoharjo seusai pertandingan. 

    Ia menyayangkan kejadian itu mengikuti saat laga perdana kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air. Menurut dia, seluruh suporter sudah seharusnya ikut menjaga keamanan. 

    "Karena sudah terjadi harapannya ke depan lebih baik lagi. Jangan sampai kejadian yang sama terulang lagi," kata Seto. 

    Andai Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi untuk PSS, ini akan menjadi kerugian untuk tim berjuluk Super Elang Jawa ini. Sanksi yang biasanya hadir yakni laga tanpa penonton.

    Baca: Rashford: MU Harus Kembali Temukan Jati Diri Musim Depan 


    Di sisi lain, suporter sangat dibutuhkan setiap tim, termasuk PSS. Menurut Seto, tanpa suporter suatu tim bermain tidak sesuai yang diharapkan. Meski begitu, dukungan suporter bisa pula diberikan dengan doa. 

    "Harapannya (kericuhan di sepakbola) ini yang terakhir kali terjadi," ujarnya. 

    Pemain PSS, Bagus Nirwanto mengajak suporter untuk bisa lebih bersikap lebih baik ke depan. Termasuk PSS dan manajemen klub-klub lain. "Semua harus sama-sama menjaga," katanya.


    Video: Tinggalkan Muenchen, Robben Indikasikan Pensiun

     



    (PAT)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id