• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Arema vs Persib Bandung

Ratusan Orang Terluka saat Kericuhan di Stadion Kanjuruhan

Daviq Umar Al Faruq - 16 April 2018 18:51 wib
Laga Arema FC melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan,
Laga Arema FC melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang diwarnai aksi kerusuhan oknum suporter,. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)

Malang: Ratusan korban berjatuhan saat kericuhan yang terjadi pada laga Arema FC melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu 15 April 2018 sekitar pukul 20.00 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun menurut data dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, terdapat 212 korban yang mengalami luka ringan dan luka berat.

Dari ratusan korban tersebut sebanyak 150 korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kepanjen, 25 korban dirawat di Rumah Sakit Hasta Husada, 16 korban dirawat di Rumah Sakit Wava Husada, 15 korban dirawat di rumah sakit Teja Husada dan sisanya dirawat di Puskesmas Kepanjen serta Puskesmas Gondanglegi.

Baca: Respons Komdis PSSI soal Kericuhan Suporter di Malang


Mayoritas korban mengalami sesak nafas dan perih mata. Selain itu beberapa korban juga mengalami fraktur pada tangan dan kaki karena terinjak oleh suporter yang berlarian. 

Saat kejadian berlangsung, korban langsung dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan ambulans dan bak truk terbuka untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Media Officer Arema FC Sudarmaji mengucapkan permintaan maaf atas kejadian ini. Sebab peristiwa tersebut adalah sebuah situasi yang tidak diinginkan.

Baca: Keputusan PT LIB soal Laga Arema vs Persib


"Mewakili manajemen kami menyampaikan maaf atas peristiwa yang terjadi. Kita tidak ingin kejadian ini terjadi dan meminta maaf atas jatuhnya banyak korban. Kami minta maaf pada Aremania," katanya saat konferensi pers.

Seperti diketahui, big match tersebut diwarnai oleh aksi ricuh yang dilakukan oleh ratusan oknum suporter. Kerusuhan diawali dengan aksi suporter yang turun ke lapangan sekitar satu menit sebelum laga usai.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?

Video: Laga Arema Kontra Persib Berakhir Rusuh


(ASM)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.