Manajemen Persebaya Memahami Kondisi Kesehatan Alfred Riedl

    Amaluddin - 25 September 2019 20:26 WIB
    Manajemen Persebaya Memahami Kondisi Kesehatan Alfred Riedl
    Alfred Riedl (kiri)-(Foto Antara)
    Alfred Riedl telah memeriksakan diri di rumah sakit di Vienna, sekaligus membahas aktivitasnya di Persebaya. Ternyata, dalam dua pekan Riedl harus menjalani operasi bypass.

    Surabaya:
    Presiden klub Persebaya Azrul Ananda mendadak sedih ketika mendengar kabar Alfred Riedl batal melatih karena harus menjalani operasi bypass jantung. Sebagai gantinya, Wolfgang Pikal ditunjuk sebagai pelatih kepala klub julukan Bajol Ijo.

    Padahal, kata Azrul, setelah kedua pihak menandatangani kontrak beberapa waktu lalu, Riedl diharapkan bisa menjadi mentor untuk sebuah program terstruktur, dan bersifat jangka panjang di Persebaya.

    "Kami berharap, Alfred bukan hanya bisa membawa tim meraih prestasi, harapannya dia bisa menjadi mentor untuk Coach Bejo Sugiantoro, pelatih-pelatih junior di Surabaya, juga manajemen untuk menyiapkan struktur jangka panjang," kata Azrul.

    Apa boleh buat, Alfred Riedl batal bisa bergabung di sisa musim Liga 1 musim kompetisi 2019.

    "Saya harus mengabarkan tentang keadaan kesehatan sekarang. Saya telah memeriksakan diri di rumah sakit di Vienna, sekaligus membahas aktivitas saya ke depan. Ternyata, dalam dua pekan saya harus menjalani lagi operasi bypass," ujar Riedl seperti dikutip dari laman resmi klub.

    Mantan pelatih Timnas Indonesia itu mengaku sangat sedih dan meminta maaf kepada manajemen, media dan serta seluruh suporter Persebaya. 

    "Ini kabar buruk buat saya, juga buat Persebaya. Tapi, kesehatan harus saya utamakan dan semoga semuanya bisa mengerti serta memahami," kata Alfred.

    Alfred Riedl sebenarnya sudah menjalani rangkaian tes kesehatan untuk memastikan kondisi sebelum ke Indonesia. Tapi hasilnya memang tidak sesuai harapan. Alfred merupakan mantan pelatih Timnas Indonesia pada periode 2010-2011, 2013-2014 dan 2016. 

    Di bawah asuhan Alfred, Timnas Indonesia dua kali menjadi runner up Piala AFF yaitu 2010 dan 2016, tapi belum mampu sekalipun membawa Tim Garuda sebagai yang terbaik di Asia Tenggara.

    Pelatih tersebut diplot menggantikan Djadjang Nurdjaman yang diberhentikan tim karena dinilai gagal mengangkat prestasi "Bajol Ijo" di putaran pertama Liga 1.

    Video: Jadwal Pertandingan Piala Liga Inggris Malam Nanti
     



    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id