Saddil Ramdani Tersangka, Ketua Umum PSSI Beri Respons

    Rendy Renuki H - 04 April 2020 18:54 WIB
    Saddil Ramdani Tersangka, Ketua Umum PSSI Beri Respons
    Saddil Ramdani (kanan) (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
    Jakarta: Saddil Ramdani ditetapkan tersangka oleh Polres Kendari, Sulawesi Tenggara, terkait kasus penganiayaan, Sabtu 4 April. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyebut tak ada perlakuan istimewa terhadap Saddil.

    Ia menegaskan Saddil wajib mengikuti proses hukum yang berlaku. Di mana kasus pemain Bhayangkara FC itu sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan oleh Satreskrim Polres Kendari.

    "Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum, dan pemerintah, dan wajib menjunjung hukum pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya," kata Iriawan lewat pernyataan resmi, Sabtu 4 April.

    Sementara, Kasat Reskrim Polres Kendari, Muhammad Sofyan Rosyidi mengatakan Saddil terancam hukuman tujuh tahun penjara atas perbuatannya. Namun pihaknya belum melakukan penahanan kepada pemain 21 tahun tersebut.

    Saddil hanya akan menjalani wajib lapor meski statusnya kini menjadi tersangka. Masalah proses penahanan pemain 21 tahun itu menurut Polres Kendari menjadi kewenangan penyidik.

    "Nantinya Saddil hanya kami kenakan wajib lapor, tetap sebagai tersangka. Tapi masalah penahanan itu kewenangan penyidik," kata Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Sofwan Rosyidi kepada wartawan, Sabtu 4 April.

    Saddil dilaporkan ke Polres Kendari oleh korban yang diduga masih kerabatnya sendiri, Sabtu 28 Maret lalu. Atas perbuatannya tersebut, korban mengalami luka robak di kepala kanan dan sekitar bibir.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id