Jelang Piala Dunia U-20

    Riau Kandidat Gelar Piala Dunia U-20

    Media Indonesia - 14 Februari 2020 10:54 WIB
    Riau Kandidat Gelar Piala Dunia U-20
    Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (tengah) bersama Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria (dua kanan), Gubernur Riau Syamsuar (keempat kiri) melakukan inspeksi bersama di Stadion Utama Riau, di Pekanbaru, Riau, Kamis (13/2/2020). (Foto: Antara/Rony Muharman)
    Jakarta: PSSI terus mematangkan persiapan untuk menyukseskan gelaran Piala Dunia U-20 2021 yang akan berlangsung di Indonesia. Kesiapan stadion merupakan salah satu hal yang menjadi fokus PSSI.

    Kemarin, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan didampingi Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria beserta rombongan meninjau Stadion Utama Riau, Pekanbaru. Peninjauan dilakukan untuk mengetahui apakah Stadion Utama Riau layak menjadi tempat pertandingan Piala Dunia U-20. Selain Stadion Utama Riau yang mampu menampung 44 ribu penonton, rombongan PSSI juga meninjau lapangan pendukung, yakni Stadion Kaharudin Nasution, Lapangan Atletik Rumbai, Stadion Tiga Naga, dan Stadion Mini Universitas Riau.

    "Stadion Utama Riau sangat besar, apalagi tempat duduknya sudah single seat. Tinggal perawatan dan perbaikan pada beberapa sisi," kata Iriawan.

    Riau awalnya tidak masuk daftar lokasi pertandingan. Namun, Gubernur Riau Syamsuar berinisiatif dan berkeinginan kuat menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

    "Kami melaporkannya (FIFA). Kemudian dari 10 ditambah Riau menjadi 11 kota yang akan dipilih. Setiap venue yang diusulkan harus ada lima stadion pendukung untuk latihan tim," jelas Iriawan.

    "Tadinya ada empat venue yang diminta FIFA. Kami minta dua venue tambahan. Stadion Utama Riau salah satu yang masuk daftar yang bisa dipilih," tambah Iriawan.

    Gubernur Riau Syamsuar mengatakan pihaknya sangat berhasrat untuk jadi tempat penyelenggara Piala Dunia U-20 2021. Untuk itu, Syamsuar menegaskan pihaknya akan melakukan perbaikan yang diperlukan di Stadion Utama Riau.

    "Ada perusahaan yang berminat, yaitu RAPP (PT Riau Andalan Pulp and Paper). Saya harapkan lebih banyak lagi perusahaan yang membantu," jelas Syamsuar. 

    Video: Desain Lintasan Sementara Formula E Monas



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id