Fakhri Kantongi Kekuatan Korea Utara

    Gregorius Gelino - 08 November 2019 23:14 WIB
    Fakhri Kantongi Kekuatan Korea Utara
    Pelatih Indonesia U-19 Fakhri Husaini (tengah) menghadiri sesi konferensi pers usai menghadapi Hong Kong U-19 (Foto: Medcom/Gregorius Gelino)
    Jakarta: Pelatih Indonesia U-19 Fakhri Husaini menatap lawan mereka di laga terakhir Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19 2020, Korea Utara dengan percaya diri. Sudah mengetahui gaya permainan lawannya menjadi penyebabnya.

    Indonesia dijadwalkan menghadapi Korea Utara pada laga terakhir, Minggu 10 November pukul 19.00 WIB. Laga tersebut akan menentukan nasib kedua tim di ajang kualifikasi ini.

    Saat ini, Indonesia berada di puncak klasemen sementara dengan mengoleksi enam poin usai meraih kemenangan atas Hong Kong dengan skor 4-0 pada laga kedua, Jumat 8 November. Namun, posisi mereka belum aman karena mereka hanya berjarak dua poin dari Korea Utara.

    Karena itu, Indonesia masih butuh meraih satu poin untuk finis di puncak klasemen alias meraih tiket lolos ke Piala Asia U-19 2020 secara otomatis. Meski demikian, bukan persoalan mudah buat Indonesia. Sebab, Korea Utara dipastikan bakal tampil ngotot meraih kemenangan guna menggeser posisi Indonesia dan meraih tiket lolos otomatis.

    Namun, pelatih Indonesia U-19 Fakhri tampak kalem menanggapi situasi tersebut. Ia cukup percaya diri menghadapi Korut karena sudah mengantongi kekuatan lawannya.

    "Lawan Korut kami punya gambarannya karena kami nonton langsung lawan Hong Kong dan terbantu dengan rekaman pertandingan 90 menit (lawan Timor Leste) ketika tim Korut bermain," ungkap Fakhri usai laga.

    Nada optimisme juga terlontar dari kapten timnas U-19, David Maulana. Ia menilai Korut memiliki gaya permainan serupa dengan Hong Kong. Tapi, ia enggan sesumbar dan akan mengikuti arahan lanjutan dari pelatihnya.

    "Korut mirip seperti Hong Kong mainnya, hanya sedikit lebih agresif. Tapi nanti kita tunggu instruksi lanjutan dari coach," tandas David.

    Fakhri mengaku belum menentukan bentuk timnya ketika menghadapi Korut. Ia akan mengevaluasi lagi perkembangan kondisi kebugaran pemainnya besok.

    "Rotasi saya akan melihat sejauh mana pemulihan pemain. Terlihat beberapa pemain kelelahan, termasuk Fajar yang sempat sakit sebelum pertandingan, karena itu saya tarik dia," urainya.


    Video: Simon McMenemy Resmi Dipecat dari Kursi Pelatih

     



    (PAT)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id