• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Timnas Rusia

Polisi Mulai Selidiki Kasus Penganiayaan oleh Dua Pemain Timnas Rusia

Riyan Ferdianto - 11 Oktober 2018 17:36 wib
Kepolisian Rusia (Foto AFP/MAXIM ZMEYEV )
Kepolisian Rusia (Foto AFP/MAXIM ZMEYEV )

Moskow: Pihak kepolisian Rusia memulai investigasi terkait kasus kriminal yang melibatkan dua pemain timnas Rusia Alexander Kokorin dan Pavel Mamayev. Kedua punggawa tersebut dikabarkan terlibat aksi penganiayaan terhadap seseorang di pusat Kota Moskow. 

Penyerangan yang terjadi Senin 8 Oktober lalu dan dituduhkan kepada Kokorin (pemain klub Zenit St Petersburg) dan Mamayer (Krasnodar) itu terekam CCTV dan beredar luas di kalangan warga Rusia. Dalam rekaman itu terlihat seorang pria sedang ditendang dan dipukul di sebuah jalanan oleh sekelompok orang. Selain itu ada juga insiden di mana dua orang pegawai pemerintahan diserang di sebuah kafe.

Mamayev dan Kokorin menolak berkomentar terkait kasus itu. Kedua pesepak bola itu dipanggil oleh polisi untuk diperiksa, Rabu 10 Oktober waktu setempat, dan dikatakan bahwa jika mereka tidak datang maka surat perintah penangkapan akan dikeluarkan.

Klik di sini: Bima Sakti Siap Jadi Pelatih Kepala Timnas Indonesia 

Polisi mengatakan bahwa kedua pemain itu telah datang dan telah ditahan dengan tuduhan aksi holiganisme, dengan ancaman kurungan maksimal tujuh tahun. Polisi belum berkomentar soal berapa lama mereka akan ditahan.

Kokorin telah 48 kali memperkuat tim nasional Rusia namun absen pada Piala Dunia 2018 karena cedera lutut, sedangkan Mamayev sudah 15 kali bergabung dalam timnas. Mereka kemungkinan juga akan mendapat sanksi dari klubnya.

"Kami sangat mengecam aksi kekerasan yang dilakukan orang-orang yang terlibat itu, dan kami menunggu proses hukum pihak berwenang, tapi dari pandangan personal, aksi seperti itu sungguh mengejutkan," demikian pernyataan klub Zenit.

Sementara itu klub Krasnodar mengecam tindakan Mamayev dan mengatakan bahwa mereka akan meninjau untuk memutuskan kontrak dengan pemain itu.

Video: Indonesia Tambah 4 Emas dari Cabor Lawn Bowl



(ACF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.