Lawan Iran Jadi Seleksi Akhir

    Media Indonesia - 13 November 2019 16:00 WIB
    Lawan Iran Jadi Seleksi Akhir
    Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri (kiri) memberikan arahan saat memimpin latihan di Lapangan Gelora Samudra, Kuta, Bali, Selasa (12/11/2019). Latihan tersebut dilakukan sebagai persiapan jelang SEA Games 2019 di Filipina sekaligus menjelang pert
    Gianyar: Uji coba melawan Iran di Stadion I Wayan Dipta, Bali, hari ini akan dijadikan pelatih timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri menyeleksi pemain yang akan dibawa ke SEA Games 2019 Filipina. Setelah laga itu, skuad 'Garuda Muda' julukan timnas U-22 yang masih berjumlah 28 akan diciutkan menjadi 20. 

    "Saya akan memberikan kesempatan kepada pemain yang belum mendapatkan menit bermain sehingga bisa melihat kemampuan tim secara menyeluruh. Kami berikan pertandingan di Bali kepada pemain yang perlu kami lihat lebih dalam lagi," kata Indra, kemarin. 

    Dalam persiapan menuju SEA Games 2019, timnas U-22 sebelumnya tampil di CFA China Chongqing Gorges Bank Cup, Oktober lalu. Dari tiga laga, timnas U-22 kalah 0-2 dari Tiongkok dan 0-1 Yordania, serta imbang 1-1 melawan Arab Saudi. Hasil minor itu yang coba diubah Indra ketika melawan Iran. 

    "Iran merupakan tim bagus karena lolos ke Piala Asia. Bagi kami, uji coba ini tentu sangat bermanfaat. Ini adalah uji coba terakhir kita sebelum SEA Games," kata Indra. 

    Pelatih Iran Hamid Estili mengaku uji coba melawan Indonesia digunakan untuk adaptasi cuaca sebelum tampil di Piala Asia U-23 Thailand, Januari mendatang. 
    "Dua laga ini di Indonesia bagus bagi kami karena cuaca tak jauh berbeda dengan Thailand. Kami bisa beradaptasi, dan juga bagus karena kondisi sepak bola di sini mirip Thailand," ungkap Hamid.

    Di sisi lain, pengamat sepak bola Supriyono meminta pemain timnas senior tidak terpengaruh dengan pemecatan Simon McMenemy dari kursi pelatih. Para pemain diminta tetap tampil total saat menghadapi Malaysia pada lanjutan penyisihan Grup G Kualifi kasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Bukit Jalil, Selasa (19/11). 

    Indonesia hampir pasti tersingkir setelah menelan kekalahan di empat laga sebelumnya dan menduduki posisi juru kunci. 

    "Pemain jangan terpengaruh pemecatan itu. Mereka harus sadar dengan jersey timnas yang dipakai, harus all out dalam situasi apa pun. Tunjukkan Indonesia mampu bersaing dan niatkan motivasi mengangkat timnas dari keterpurukan," ungkap Supriyono. 

    Video: Inter Milan Tertarik Datangkan Wonderkid Genoa



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id