Dipecundangi Tottenham, Juventus Dinilai Terlalu Bermain Bertahan

    Patrick Pinaria - 22 Juli 2019 09:04 WIB
    Dipecundangi Tottenham, Juventus Dinilai Terlalu Bermain Bertahan
    Bek Juventus Joao Cancelo (depan) berduel dengan penyerang Tottenham Hotspur Erik Lamela (belakang) (Foto: AFP/Roslan Rahman)
    Juventus kalah dari Tottenham Hotspur di laga perdana International Champions Cup 2019. Sempat unggul 2-1, I Bianconeri harus menyerah kalah dengan skor 2-3 pada laga tersebut.

    Singapura
    : Juventus harus menuai kekalahan saat menghadapi Tottenham Hotspur pada laga perdana turnamen pramusim bertajuk International Champions Cup 2019, Minggu 21 Juli malam hari WIB. Pada laga tersebut, I Bianconeri harus takluk dari Tottenham dengan skor 2-3.

    Tottenham mampu mengawali pertandingan dengan baik. Mereka langsung merebut keunggulan pada menit ke-30. Gol tersebut dicetak oleh Erik Lamela.

    Juventus berupaya bangkit usai kebobolan. Hingga akhirnya, upaya mereka berbuah maksimal pada menit ke-56. Saat itu, Gonzalo Higuain sukses mencetak gol ke gawang kiper Tottenham Paulo Gazzaniga usai memanfaatkan umpan Federico Bernardeschi.

    Selang empat menit, Juventus sukses membalikkan keadaan. Cristiano Ronaldo menjadi pencetak gol untuk I Bianconeri saat itu. Mendapat umpan dari Mattia De Sciglio, mega bintang asal Portugal tersebut tanpa ragu menghantam gawang Tottenham.

    Baca: Sevilla Berikan Kekalahan Kedua untuk Liverpool di Laga Pramusim


    Tempo permainan Juventus tampak menurun usai unggul. Pada menit ke-65, mereka justru harus kecolongan oleh gol Lucas Moura yang memanfaatkan umpan Tanguy Ndombele.

    Tottenham akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 3-2 berkat gol spektakuler Harry Kane pada masa injury time. Striker asal Inggris sukses melepaskan tembakan dari tengah lapangan.

    Pelatih Juventus Maurizio Sarri membeberkan penyebab kekalahan timnya pada laga tersebut. Ia menilai anak-anak asuhnya terlalu bermain bertahan sehingga membuat Juventus kesulitan membangun serangan.

    "Pertandingan yang sulit karena kami melawan tim bagus. Mereka bermain lebih cepat dan lebih eksplosif. Tetapi, mereka melakukan persiapan lebih baik karena sudah mendekati awal musim," ujar Sarri.

    Baca: Tanpa Pemain Asing, PSS Tetap Optimis Curi Poin di Markas Bali United


    "Kami perlu bermain bertahan lebih jauh ke depan dan tidak terlalu dalam. Kami tampil lebih baik di babak kedua, dengan memberikan tekanan lebih baik dan kualitas yang baik selama 20 menit," lanjutnya.

    "Kami polos saat menghadapi situasi kehilangan bola. Tetapi, saya pikir kondisi fisik juga penting untuk bertanding," tutur Sarri.

    Kekalahan dari Tottenham menjadi hasil buruk bagi Sarri. Mengingat, ini merupakan laga debut bersama La Vecchia Signora sebagai pelatih. 

    Selanjutnya, Juventus akan berduel dengan rival mereka di Liga Serie-A Italia, yakni Inter Milan pada laga kedua ICC, Rabu 24 Juli malam hari WIB. Sedangkan Tottenham juga akan diperhadapkan dengan rival mereka di Liga Primer Inggris, Manchester United pada laga lanjutan ICC, Kamis 25 Juli. (Football Italia)


    Video: Pep Guardiola Masih Butuh Leroy Sane

     



    (PAT)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id