Tidak Tahan Rasialisme, Striker Porto Tinggalkan Lapangan

    Kautsar Halim - 17 Februari 2020 14:18 WIB
    Tidak Tahan Rasialisme, Striker Porto Tinggalkan Lapangan
    Reaksi Moussa Marega ketika menjadi sasaran aksi rasialisme. (MIGUEL RIOPA / AFP)
    Guimaraes: Sriker Porto yang juga pemain nasional Mali, Moussa Marega, tidak tahan dengan aksi rasialisme yang menimpanya di lanjutan liga Portugal, Minggu 16 Februari waktu setempat. Saking kesalnya, dia lebih memilih keluar lapangan.

    Marega yang berusia 28 tahun sukses mencetak gol kemenangan pada menit ke-60 bagi Porto saat bertandang kontra Vitoria Guimaraes. Setelah itu, fans tuan rumah yang tidak senang langsung melancarkan perkataan hingga nyanyian rasialisme.

    Pada menit ke-71, Marega keluar lapangan dan menuju bangku cadangan sebagai bentuk protes tindakan tidak terpuji suporter lawan. Pelatih Porto Sergio Conceicao dan pemain Vitoria sudah mencoba menahannya, tapi tidak berhasil. 

    Ketika keluar lapangan, Marega yang marah dan kesal memberi tanda jempol ke bawah dengan kedua tangannya kepada fans tuan rumah. Ia pun sempat diberi kartu kuning saat merayakan golnya. (ANT)





    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id