• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.058.936.361

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Piala AFF 2018

Komentar Bima Sakti Usai Timnas Indonesia Dibungkam Singapura

Achmad Firdaus - 09 November 2018 23:26 wib
Para pemain Timnas Indonesia tertunduk lesu  usai dikalahkan
Para pemain Timnas Indonesia tertunduk lesu usai dikalahkan Singapura pada laga perdana Grup B Piala AFF 2018 (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Singapura: Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti mengaku terkejut melihat permainan Singapura saat meladeni anak asuhnya pada laga perdana Grup B Piala AFF 2018. Menurutnya, kekalahan 1-0 Skuat Garuda tidak lepas dari permainan apik yang ditampilkan anak-anak asuh Fandi Ahmad.

Singapura bermain di luar dugaan saat menjamu Indonesia di Stadion Nasional, Singapura, Jumat 9 November 2018. Diprediksi bakal tampil bertahan, nyatanya pasukan "Singa" tampil menyerang.

Hasilnya, Singapura berhasil mencuri gol lewat Harris Harun pada menit ke-36 usai memanfaatkan bola liar di kotak penalti. Skor 1-0 untuk keunggulan Singapura bertahan hingga laga usai.
 

Baca: Piala AFF 2018: Timnas Indonesia Takluk di Tangan Singapura


"Saya terkejut dengan apa yang ditampilkan Singapura. Mereka bermain lebih agresif dan terlihat bersemangat," ujar Bima usai pertandingan seperti dikutip dari Antara.

Dalam pertandingan tersebut, para pemain Singapura memang tampil sangat percaya diri. Mereka juga punya organisasi permainan yang bagus di mana transisi dalam menyerang dan bertahan mampu diperagakan dengan apik.

Hal inilah yang kemudian membuat para pemain Indonesia kesulitan dalam menemukan celah. Sayap-sayap andalan seperti Febri Hariyadi dan Irfan Jaya tidak bisa berbuat banyak. Masuknya Riko Simanjuntak dan Septian David Maulana juga tidak banyak memberikan dampak positif dalam permainan Timnas Merah Putih.

Menurut catatan statistik, Indonesia memang unggul dalam hal penguasaan bola (62% - 38%). Namun, dalam urusan agresivitas dan efektivitas, Indonesia kalah jauh dari Singapura. Indonesia hanya melepaskan lima tembakan dan hanya satu yang mengarah ke gawang. Sementara Singapura melepaskan 10 tembakan di mana empat di antaranya mengarah ke gawang Andritany Ardhiyasa.
 

Baca juga: Gelandang Vietnam Beberkan Kunci Sukses Bantai Laos


"Apa yang diperlihatkan Singapura memberikan masalah yang besar kepada kami," tutur Bima.

Akibat kekalahan ini, Indonesia harus bekerja keras di tiga pertandingan tersisa apabila ingin melaju ke babak selanjutnya. Apalagi di pertandingan lain, Thailand sukses meraih kemenangan besar 7-0 atas Timor Leste.

Indonesia dijadwalkan menghadapi Timor Leste pada laga kedua Grup B, Selasa 13 November 2018. Bermain di Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK) Senayan, Indonesia wajib meraih kemenangan apabila ingin terus menjaga peluang lolos.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Sembuh dari Kanker, Lee Chong Wei Bidik Olimpiade 2020



(ACF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.