SUGBK Masuk Nominasi Stadion Terbaik di Asia Tenggara

    Patrick Pinaria - 04 Mei 2020 13:39 WIB
    SUGBK Masuk Nominasi Stadion Terbaik di Asia Tenggara
    Stadion Utama Gelora Bung Karno (Foto: Antara/Aprillio Akbar)
    Kuala Lumpur: Indonesia boleh bangga karena memiliki Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Bagaimana tidak. Stadion tersebut masuk dalam nominasi sebagai stadion termegah dan ikonik di Asia Tenggara.

    Putusan memasukkan SUGBK dalam daftar nominasi stadion terbaik itu diumumkan oleh Federasi Sepak bola Asia (AFC) pada Jumat 1 Mei. 

    SUGBK akan bersaing dengan empat stadion lain. Di antaranya adalah Stadion Australia, Stadion Nasional Bukit Jalil (Malaysia), Stadion Rajamangala (Thailand), dan Stadion My Dinh (Vietnam).

    "Asia memiliki beberapa stadion terbaik di dunia dan merupakan tempat ikonik bagi ribuan penggemar untuk mendukung tim favorit mereka. AFC menampilkan beberapa stadion terbaik di Asia, dimulai dengan lima stadion paling ikonik di kawasan Asia Tenggara," demikian pernyataan AFC.

    Berikut lima stadion ikonik di Asia Tenggara yang dipilih AFC:

    1. Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta)
    SUGBK menjadi stadion kebanggaan milik Indonesia. Stadion yang berada di Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat ini berkapasitas 80 ribu bangku penonton dan terbagi 24 sektor.

    Stadion Utama Gelora Bung Karno

    Stadion tersebut dibangun pada 1962 untuk dijadikan sebagai salah satu arena olahraga untuk Asian Games. Stadion yang merupakan salah satu markas timnas Indonesia itu juga memiliki fitur khusus adalah atap baja megah yang membentuk cincin besar yang dikenal sebagai " temu gelang".

    Awalnya, stadion tersebut dibangun dengan kapasitas 120 ribu. Namun, kapasitas itu menurun menjadi 80 ribu setelah direnovasi untuk menggelar Piala Asia 2007.

    Tidak hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola. Stadion ini juga bisa digunakan untuk olahraga lain, konser musik, acara keagamaan hingga kegiatan politik dengan skala besar. 

    Teranyar, SUGBK juga dijadikan sebagai arena menggelar upacara pembukaan Asian Games dan Asian Para Games 2018. Pada ajang itu pula, SUGBK juga dipakai untuk menggelar event atletik.


    2. Stadion Australia di Sydney
    Stadion ini menjadi ikon milenium baru dan simbol dari Sydney sebagai kota global. Dibangun pada 1999 sebagai lokasi Olimpiade 2000 dan Paralimpik. Pada awalnya kapasitasnya 110 ribu penonton, namun pada 2003 diturunkan menjadi 83.500 penonton.

    Stadion Australia

    Tidak hanya untuk sepak bola, stadion ini juga bisa digunakan untuk rugby, dan kriket. Stadium Australia menjadi tuan rumah Piala Asia AFC 2015 dan 76.385 penggemar menyaksikan Socceroos mengalahkan Republik Korea 2-1 di final.

    3. Stadion Nasional Bukit Jalil Malaysia
    Stadion Nasional Bukit Jalil dengan kapasitas 100 ribu penonton ini telah menjadi tuan rumah beberapa kejuaraan sepak bola level ASEAN hingga pada 2007 menjadi tuan rumah Piala AFC.

    Stadion Bukit Jalil Malaysia

    Pembangunan stadion ini berlangsung pada 1994 dengan sasaran menjadi tuan rumah Commonwealth Games 1998. Selain itu Stadion Bukit Jalil juga menjadi lokasi utama pelaksanaan SEA Games 2001 dan 2017.

    Tidak hanya itu, Stadion Bukit Jalil juga sering menjadi lokasi pertandingan tim-tim asal Eropa untuk menjalani pramusim seperti raksasa Liga Inggris, Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Manchester United.

    4. Stadion My Dinh Vietnam
    Stadion ini berdiri Komplek Olahraga Nasional Vietnam sebelah barat pusat kota Hanoi. Stadion yang memiliki kapasitas 40.192 penonton ini dibuka pada 2003 dan digunakan untuk Piala Asia AFC 2007 di Asia Tenggara.

    My Dinh stadium Vietnam

    Untuk Piala Asia 2007, Stadion My Dinh bisa dikatakan sebagai saksi saat Vietnam yang berada di Grup B mengalahkan Uni Emirat Arab 2-0 dan membawanya maju ke babak delapan besar. Baru-baru ini, Vietnam mengalahkan Malaysia untuk mengangkat Piala AFF 2018.

    5. Stadion Rajamangala Thailand
    Dibuka pada 1998, Stadion Rajamangala adalah rumah bagi tim nasional Thailand dan merupakan tempat olahraga terbesar di negara Asia Tenggara itu dengan kapasitas 49.722 penonton. Stadion ini juga menjadi bagian Piala Asia 2007.

    Rajamangala Stadium Thailand

    Selain untuk sepak bola, stadion ini digunakan untuk kejuaraan atletik, konser musik hingga kegiatan besar yang lain.

    Pembangunan Stadion Rajamangala dimulai pada 1988 untuk merayakan ulang tahun Raja Thailand yang ke-60. Awalnya dibuka dengan kapasitas 80.000, jumlahnya berkurang menjelang Piala Asia AFC 2007,

    Sebelum itu, pertandingan yang diadakan adalah final kedua Liga Champions AFC antara BEC Tero Sasana Thailand dan Al Ain dari Uni Emirat Arab pada Oktober 2003. Stadion Rajamangala juga menjadi tuan rumah Kejuaraan AFC U-23 2020 dimana Korea Selatan menjadi juara setelah mengalahkan Arab Saudi 1-0. (Ant)


    Video: Jika Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Pada Juli, Liga 1 2020 Dihentikan

     

    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id