Presiden La Liga Memprotes Format Baru Piala Dunia Antarklub

    Kautsar Halim - 21 Januari 2020 22:33 WIB
    Presiden La Liga Memprotes Format Baru Piala Dunia Antarklub
    Javier Tebas. (Foto: ROSLAN RAHMAN / AFP)
    Madrid: Presiden La Liga, Javier Tebas, memprotes perubahan format Piala Dunia Klub Antarklub yang akan dilakukan pada 2021. Menurutnya, perubahan itu bisa berdampak negatif kepada liga-liga domestik Eropa.

    Tebas mendesak badan sepak bola Eropa (UEFA) untuk bekerja sama dalam penyelenggaraan Piala Dunia Antarklub. Dia memperingatkan jika perubahan itu dilakukan bakal ada sekelompok klub elite yang semakin kaya.

    Keputusan perubahan format Piala Dunia Antarklub diumumkan langsung oleh presiden FIFA, Gianni Infantino. Dia menyebutkan, perubahannya terdapat dari jumlah peserta yang tadinya tujuh klub, menjadi 24 tim.

    Selain itu, Piala Dunia Antarklub juga bakal terselenggara empat tahun sekali. Padahal sebelumnya, turnamen tersebut bergulir setiap setahun sekali. Format baru ini akan digunakan saat Tiongkok menjadi tuan rumah pada Juni hingga Juli 2021 mendatang.

    "Kami memiliki keseimbangan, ekosistem antara berbagai liga di Eropa dan benua lain. Sedangkan sekarang, kami memiliki penyusup yang dapat mengganggu keseimbangan itu," kata Tebas dikutip dari Reuters.

    "FIFA seharusnya menjadi badan pengatur. Namun, mereka telah bergeser dari mengatur kalender (kompetisi) dan mengatur Piala Dunia hingga bicara soal Piala Dunia Antarklub setiap dua tahun. Itu akan mengubah status quo. Kita tidak bisa membiarkan itu terjadi," tambahnya.

    FIFA masih belum mengumumkan berapa banyak uang yang akan dihasilkan dari format baru itu. Meski begitu, Infantino sempat mengatakan bahwa kompetisi tersebut sudah menerima sembilan penawaran untuk hak komersialnya.

    Tebas yakin, FIFA juga belum mempertimbangkan dampak hadiah uang Piala Dunia Antarklub yang bisa merusak persaingan di liga nasional. Oleh karena itu, ia meminta bantuan UEFA untuk kerja sama mendesak FIFA.

    "FIFA telah berbicara tentang distribusi pemasukan, tetapi belum membahas dampaknya di berbagai negara," tutup dia.





    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id