[Cek Fakta] Foto Sejumlah Mantan Anggota FPI Bersumpah Bunuh Diri Massal jika Rizieq Shihab tidak Dibebaskan? Ini Faktanya

Tanggapan layar informasi yang beredar di media sosial


Beredar sebuah foto dengan narasi bahwa sejumlah orang mantan anggota FPI melakukan deklarasi atau bersumpah akan bunuh diri massal jika eks pentolan FPI Rizieq Shihab tidak dibebaskan. Foto ini beredar di media sosial.

Adalah akun facebook AY yang turut mengunggah foto tersebut, Sabtu 10 April 2021. Berikut narasi pada foto tersebut:


"mantan anggota x fpi. deklarasi. 
bersumpah akan bunuah diri masal
apa bila HRS tidak di bebaskan

kurang lebih 200 org bersumpah
mbela hrs sampai mati."


Unggahan ini direspons sejumlah warganet. Terdiri dari 83 emotikon, dan 68 komentar.





Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa foto itu memperlihatkan suasana mantan anggota FPI deklarasi akan bunuh diri massal jika Rizieq tidak dibebaskan, adalah salah. Faktanya, foto itu memperlihatkan aksi FPI pada 2018 silam.

Foto identik dimuat situs JPNN.com pada 16 Maret 2018. Foto itu diabadikan saat massa FPI berdemo di kantor Tempo, Jakarta.

"Massa FPI berdemo di Kantor Tempo, Jakarta, Jumat (16/3). Mereka memprotes karikatur yang dianggap menghina Ketua DPP FPI, Rizieq Shihab. Foto: Ricardo," tulis JPNN.com dalam laporannya.







Di sisi lain, sidang Rizieq masih berproses di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Dalam waktu dekat, sidang akan digelar pada 12 April mendatang.


"Sidang beragenda pemeriksaan saksi digelar di Ruang Sidang Utama mulai pukul 09.00 WIB. Sidang pada Senin, 12 April 2021 terkait perkara pelanggaran protokol kesehatan atas kerumunan dalam acara akad nikah anak Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat," tulis Medcom.id dalam laporannya, 10 April 2021.






Kesimpulan:
Klaim bahwa foto itu memperlihatkan suasana mantan anggota FPI deklarasi akan bunuh diri massal jika Rizieq tidak dibebaskan, adalah salah. Faktanya, foto itu memperlihatkan aksi FPI pada 2018 silam.

Informasi tersebut masuk dalam hoaks jenis false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.





Referensi:
https://www.jpnn.com/foto/nasional/21727/fpi-geruduk-kantor-tempo
https://www.medcom.id/nasional/hukum/PNgY9M8k-sidang-pemeriksaan-saksi-kasus-rizieq-tak-disiarkan-langsung


*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016



Editor : M Rodhi Aulia

Advertising