JK Minta Pembakar Masjid di Makassar Diseret ke Pengadilan

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla/MI/Adam Dwi


Jakarta: Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mengecam peristiwa pembakaran mimbar masjid di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia minta polisi memastikan proses hukum hingga tuntas ke pelaku.

"DMI sangat menyesalkan dan mengecam kejadian itu dan diusut pelakunya untuk dibawa ke pengadilan," ujar JK dalam keterangan video, Minggu, 26 September 2021.

JK juga meminta polisi mendalami kaitan kasus tersebut dengan penyerangan ustaz Abu Syahid Chaniago di Masjid Baitusyakur, Batam, pada Senin, 20 September 2021. Kemudian, menelisik kaitan pembakaran dengan penyerangan terhadap sejumlah tokoh agama belakangan ini.
 
Mantan Wakil Presiden itu berharap ketegasan Koprs Bhayangkara dapat menentramkan suasana di tengah masyarakat. "Mudah-mudahan ini dapat diselesaikan dalam waktu singkat dan diajukan ke pengadilan, ini sangat penting untuk masyarakat menilai kejadian-kejadian ini," katanya. 



Baca: Pelaku Pembakar Mimbar Masjid di Makassar Ditangkap

Sementara itu, Tim Jatanras Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan menangkap pelaku berinisial KB, 27, yang membakar mimbar Masjid Raya Makassar pada Sabtu dini hari tadi. Pelaku ditangkap di kawasan Tinumbu.

"Tim telah melakukan pengejaran. Dan pada pukul 14.00 WITA, kami mendapat informasi pelaku berada di wilayah Tinumbu. Tim bergerak ke sana dan berhasil membekuknya," ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Witnu Urip Laksana di Mapolrestabes Makassar, Sabtu, 25 November 2021.

Penangkapan pelaku tersebut dari laporan dan informasi diterima, serta hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi. Dari pemeriksaan saksi awal dan tangkapan rekaman CCTV masjid berhasil mengidentifikasi pelaku.

Sebelumnya, kebakaran mimbar di masjid tersebut terjadi pada Sabtu, 25 September 2021 sekitar pukul 01.17 Wita. Salah seorang laki-laki sempat terekam kamera pengawas ketika menutup CCTV itu, kemudian membakar mimbar masjid.


Editor : M Sholahadhin Azhar

Advertising