Perusahaan di Jakarta Wajib Laporkan Karyawan Terpapar Covid-19

Ilustrasi warga terpapar covid-19. AFP


Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewajibkan pimpinan atau manajemen perusahaan melapor ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta atau puskesmas bila ada pekerja yang terindikasi terpapar covid-19. Baik kasus terkonfirmasi, kontak erat, suspek, probable, hingga pelaku perjalanan dari wilayah terpapar.



"Pimpinan atau penanggung jawab tempat kerja tempat kegiatan baik milik pemerintah maupun swasta wajib melaporkan dan berkoordinasi dengan pusat kesehatan masyarakat atau Dinas Kesehatan," tulis Pasal 17 Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 79 Tahun 2020 yang dikutip Media Indonesia, Jumat, 21 Agustus 2020.

Pergub DKI Jakarta 79/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya dan Pengendalian Covid-19 tersebut juga mewajibkan tempat kerja ditutup sementara jika ada karyawan terpapar. Proses pembersihan dan disinfeksi minimal 1 x 24 jam sesuai kapasitas ruangan.

Pembersihan dengan disinfektan diterapkan pada semua area kerja pada permukaan yang sering disentuh pekerja terpapar dengan cairan pembersih atau cairan disinfektan. Pihak perusahaan juga diminta mengatur sirkulasi udara di dalam tempat yang terkontaminasi oleh pekerja yang sakit.

Terakhir, perusahan harus menjamin pemeriksaan kesehatan dan isolasi mandiri atau karantina mandiri terhadap pekerja yang terpapar covid-19.


Editor : Surya Perkasa

Advertising