Waspada Varian Deltacron! Segera Periksa Jika Idap Gejala Ini

Ilustrasi pasien covid-19/Medcom.id/M Rizal


Jakarta: Gelombang varian Omicron yang menjadi penyumbang utama lonjakan kasus covid-19 baru saja mulai melandai. Namun, negara-negara di dunia mewaspadai varian rekombinasi bernama Deltacron yang telah ditemukan di Siprus.

Virus ini merupakan gabungan varian Delta dan Omicron. Namun, ilmuwan masih meneliti apakah varian Deltacron lebih menular dari Omicron.

Baca: Deltacron Terbentuk dari Proses Rekombinasi Virus, Apa Itu?



"Saat ini ada koinfeksi Omicron dan Delta dan kami menemukan strain ini yang merupakan kombinasi dari keduanya. Penemuan ini dinamai Deltacron karena identifikasi genetik mirip Omicron," kata Leondios Kostrikis, Profesor Ilmu Biologi Universitas Siprus melansir wawancaranya dengan TV lokal, Sigma.

"Kita akan melihat di masa depan apakah strain ini lebih patologis atau lebih menular, dan apakah ia lebih 'menang' melawan dua strain dominan, Delta dan Omicron," lanjutnya.

Gejala varian Deltacron

Varian Deltacron menurut berbagai sumber memiliki gejala yang sama dialami seperti Omicron. Juru bicara Satgas Covid-19, Reisa Broto Asmoro, mengatakan gejala yang timbul relatif sama.

Baca: Ini Negara-negara yang Sudah Ada Temuan Kasus Deltacron

Gejala yang timbul di antaranya batuk, pilek, sakit tenggorokan dan demam. Namun, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai gejala penderita Deltacron.

"Kalau Delta lebih banyak menyerang bagian saluran pernafasan bawah dan kalau Omicron banyak menyerang saluran pernafasan atas. Hati-Hati kalau sampai terinfeksi, karena WHO juga terus memantau," tutur Reisa beberapa waktu lalu.

Jika mengalami gejala batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam, mudah lelah, hingga kehilangan rasa dan penciuman, ada baiknya segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Editor : Rendy Renuki H

Advertising