Tren Merger Operator Telekomunikasi Dinilai Berdampak Positif

Ilustrasi infrastruktur telekomunikasi/istimewa


Jakarta: Tren merger operator telekomunikasi dinilai berdampak positif. Terutama, terhadap pengembangan teknologi telekomunikasi di Indonesia. 

Merger ini diharapkan mampu membuat persaingan makin sehat sehingga pada akhirnya konsumen yang akan diuntungkan dari adanya peningkatan dan pengembangan industri telekomunikasi," kata Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad saat dikonfirmasi, Sabtu, 25 Desember 2021.

Dia menyebut aksi bisnis antaroperator dapat mempercepat sinergi antara dunia usaha dengan pemerintah. Tauhid menyoroti merger yang dilakukan antara XL Axiata dengan Axis, dan Indosat Ooredoo dengan Tri.

Menurut Tauhid, hal tersebut dibutuhkan untuk menghadapi tantangan ke depan terutama pengembangan 5G. Apalagi, pemerintah berupaya menyediakan layanan internet berbasis jaringan telekomunikasi untuk 20.341 desa di wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T).



“Misalnya, pemerataan infrastruktur telekomunikasi dan digital itu menjadi program pemerintah. Nah dengan merger, kemampuan provider pun meningkat untuk dapat membangun infrastruktur," kata dia.

Baca: Strategi Provider Disebut Mesti Didukung Menunjang Iklim Investasi

Menurut Tauhid, peningkatan kemampuan ini diakibatkan efisiensi dan penambahan modal dari perusahaan terkait. Dia berharap para operator telekomunikasi dapat menyasar daerah-daerah yang tergolong lemah sinyal.

Head of Investment Pacific Capital Investment, David Manurung, membeberkan dampak positif merger operator telekomunikasi. Misalnya, penguatan struktur pemodalan, peningkatan kualitas manajemen, hingga peluang ekspansi.

"Merger antarperusahaan telekomunikasi merupakan jawaban bagi para pelaku industri untuk merespons kebutuhan modal yang tinggi, terciptanya stuktur biaya yang efisien, sekaligus dapat lebih bersaing dengan para kompetitornya,” kata David.

Menurut dia, ada dampak positif merger operator khususnya dalam pengembangan teknologi 5G. Pengembangan teknologi diyakini makin moncer dan agresif, bahkan dapat menjangkau pelosok Tanah Air.

"Misalnya, merger antara PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia akan membuat teknologi 5G Indosat akan semakin solid berkat tambahan frekuensi dari Hutchison 3,” kata dia.


Editor : M Sholahadhin Azhar

Advertising