3 Saksi Dipanggil untuk Bongkar Kasus Korupsi Dana Bergulir LPDB

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez


Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan rasuah di lembaga pengelola dana bergulir koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (LPDB-KUMKM) pada 2012 dan 2013 di Jawa Barat. Sebanyak tiga saksi dipanggil penyidik KPK.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis, 30 Juni 2022.



Tiga saksi itu, yakni area procurement director Shangri-La Hotel Jakarta, Yuliani Agustini; pihak swasta, Yuniarti Suryani Devi; dan Notaris, Didi Sukardi.

KPK berharap mereka hadir memenuhi panggilan penyidik. Keterangan mereka dibutuhkan untuk mendalami dugaan korupsi yang dilakukan para tersangka dalam kasus ini.

Sebelumnya, tudingan KPK dalam kasus rasuah di lembaga pengelola dana bergulir koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (LPDB-KUMKM) pada 2012 dan 2013 di Jawa Barat semakin kuat. Seluruh saksi yang diperiksa dalam kasus itu menguatkan dugaan adanya tindak pidana yang dilakukan para tersangka.

"Sejauh ini dari pemeriksaan sejumlah saksi keterangannya mendukung upaya pembuktian unsur pasal-pasal yang diterapkan," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Rabu, 29 Juni 2022.
 

Baca: KPK Panggil Eks Marketing Manager PT Antam


Ali mengatakan penyidik masih terus mendalami bukti dalam kasus itu. Pemanggilan saksi terkait juga masih dibutuhkan untuk pemberkasan.

Lembaga Antikorupsi sudah menetapkan tersangka dalam kasus itu. Namun, belum dibeberkan ke publik.
 
KPK baru membongkar identitas para tersangka saat penahanan. Masyarakat diminta bersabar sampai waktu penahanan tiba.

Editor : Achmad Zulfikar Fazli

Advertising