Nadiem Akui Peran PGRI Dalam Melahirkan Generasi Pendidik Unggul dan Tangguh

Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Foto: YouTube


Jakarta:  Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) mengakui peran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dalam mendorong lahirnya generasi pendidik yang unggul dan tangguh.

"PGRI telah menjadi organisai profesi guru yang mendorong lahirnya generasi pendidik yang unggul dan tangguh," kata Nadiem dalam video sambutannya yang ditayangkan di peringatan HUT ke-76 PGRI, di Gedung Guru, Jakarta, Sabtu, 27 November 2021.

Menurut Nadiem, terbentuknya PGRI 100 hari setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 menandai babak baru dalam sejarah dunia pendidikan Indonesia sebagai bangsa yang terbebas dari penjajahan bangsa dan negara lain.



"Sejak saat itu PGRI menjadi rumah bagi guru-guru di seluruh penjuru negeri untuk belajar dan mengembangkan diri," terang Nadiem.

Baca juga:  Jokowi Tantang Sekolah Buat Materi Pembelajaran Lebih Menarik dari Medsos

Perkembangan zaman menuntut guru-guru untuk tidak hanya mengabdi, tapi juga mampu menjalankan tugasnya secara profesional.  "Berkat Bapak dan Ibu guru PGRI yang tangguh lah kita semua berhasil menghadapi masa pandemi yang penuh dengan tantangan. Dan bersama Ibu Bapak jugalah indnesia akan melompat ke masa depan. Selamat HUT ke-76 tahun PGRI. Selamat HGN (Hari Guru Nasional)," ucap Nadiem.

Tahun ini, Nadiem tidak menghadiri peringatan HUT PGRI.  Kehadirannya diwakili oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kemendikbudristek, Iwan Syahril.

Dalam kesempatan yang sama, melalui rekaman video, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat hari ulang tahun ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan sekaligus Hari Guru Nasional kepada seluruh guru di seluruh pelosok negeri.  Ia juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan dedikasi para guru di seluruh Indonesia.
 
Baca juga:  Di HUT ke-76 PGRI, Jokowi Tegaskan Komitmen Tuntaskan Satu Juta Guru PPPK
 
Utamanya ketika menghadapi tantangan yang sangat berat di masa pandemi.  Para guru, kata Jokowi, tetap bersemangat mendidik para siswa agar pembelajaran tetap berlangsung.
 
Pandemi, kata Jokowi, telah menguji ketangguhan semuanya, termasuk ketangguhan para guru berbagai macam disrupsi menantang untuk para guru kreatif dan inovatif menciptakan terobosan di tengah keterbatasan sehingga kualitas pendidikan tetap terjaga.
 
"Bapak Ibu Guru yang saya hormati, Alhamdulillah upaya kita untuk menangani pandemi covid-19 cukup berhasil dibandingkan banyak negara lain di dunia," tutup Presiden


Editor : Citra Larasati

Advertising