Bos BI: Pandemi Percepat Transformasi Pembayaran Digital

Gubernur BI Perry Warjiyo - - Foto: dok Bank Indonesia


Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai pandemi covid-19 yang terjadi dua tahun belakangan ini dapat menjadi momentum akselerasi sistem pembayaran digital. Transformasi ini bakal mendorong pemulihan ekonomi lebih cepat.

"Ini tiga fokus utama untuk pulih bersama dan pulih lebih lebih kuat yakni mebangun kesehatan global, penerapan ekonomi hijau melalui energi berkelanjutan, serta mendorong transformasi digital," kata Perry dalam Casual Talks On Digital Payment Innovation Of Banking, Senin, 14 Februari 2022.

Perry menjelaskan kebiasaan manusia akibat pandemi berubah drastis termasuk dalam sistem pembayaran. Masyarakat lebih mengandalkan transaksi digital demi mengurangi kontak langsung yang menyebabkan penyebaran covid-19.

Tercatat, channel pembayaran digital naik sebesar 56,7 secara tahunan atau year on year (yoy). Sebagian besar transaksi digital tumbuh dari transaksi e-commerce yang meningkat sebesar 71,3 yoy.



Karena itu, Bank Indonesia telah meluncurkan blueprint sistem pembayaran Indonesia 2025 pada 2019 lalu untuk menavigasi sistem pembayaran nasional di era digital.

"Pada Mei 2019 kami menerbitkan visi kami tentang sistem pembayaran Indonesia 2025. 10 bulan sebelum pandemi, kami meluncurkan blueprint sistem pembayaran Indonesia 2025. Kami perlu mengintegrasikan ekonomi dan keuangan digital kami, dari perbankan digital, fintech, e-commerce," tuturnya.


Beberapa inisiatif utama telah berhasil dilaksanakan melalui sinergi dan kolaborasi dengan para pelaku industri dan seluruh pemangku kepentingan di ekosistem pembayaran, seperti QRIS yang telah mendukung pemulihan ekonomi Indonesia, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan ketahanannya selama pandemi.

Kemudian, BI Fast sebagai infrastruktur pembayaran ritel modern yang beroperasi 24x7, serta SNAP yang merupakan Standar Open API Pembayaran untuk memperkuat interlink perbankan dan fintech.

Pery menambahkan transformasi ekonomi digital juga menjadi salah satu topik utama yang akan diusung dalam Presidensi G20 oleh Indonesia. Ia berharap melalui diskusi dan masukan dari berbagai pihak maka pemulihan akan berlangsung lebih cepat.

"Digitalisasi salah satu agenda utama di jalur keuangan. Kita perlu memperbesar operasi pembayaran kita di lintas batas," jelasnya.

Editor : Desi Angriani

Advertising